Loading...

Selasa, 22 Januari 2013

PASANGGIRI DEGUNG TINGKAT SMA/SMK SE- BANDUNG RAYA



kop surat



LATAR BELAKANG

Jawa Barat merupakan Provinsi yang terkenal kaya akan Budaya, diantaranya seni. Seni merupakan bentuk dari sebuah kebudayaan masyarakat yang tercipta dari akal, rasa, dan karsa manusia yang merupakan unsur pokok dari kebudayaan, dan akhirnya akan menjadi ciri dari kebudayaan itu sendiri. Kultur masyarakat Indonesia yang beraneka ragam serta menyentuh seluruh aspek kesenian merupakan salah satu modal yang terkadang dilupakan oleh “pemilik”-nya.
Dari sekian banyak suku di Nusantara, dalam masyarakat Jawa Barat, memiliki berbagai seni budaya yang diciptakan oleh para nenek moyang yang diwariskan secara turun-temurun kepada anak cucunya. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, generasi muda mempunyai posisi strategis terhadap masa depan bangsa. Maju dan mundurnya suatu negara pada masa mendatang sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini. sementara itu, tantangan yang dihadapi oleh generasi muda dalam mewujudkan kesejahteraan sosial ditengah masyarakat semakin luas dan kompleks.
Tantangan untuk saat ini yaitu karena adanya pengaruh pergeseran zaman, kesenian-kesenian tersebut semakin lama dirasa hilang “Eksistensi”-nya dalam lingkup masyarakat Sunda sekarang ini. Masyarakat adat Sunda kian tergusur dan terkikis kasundaan-nya, bahkan terkadang tidak memiliki kebanggaan akan nilai luhur Seni Budaya Sunda.
Fenomena di atas dapat dirasakan manakala generasi muda merasa tidak mengenal seni budaya sunda itu sendiri, bahkan terasa asing sekali seakan mereka tidak mengenal seni budayanya sendiri. Misalnya dalam kehidupan nyata, kebanyak anak muda sekarang ini kurang memahami bahasa sunda itu sendiri. Padahal bahasa merupakan sebuah unsur yang penting untuk mengenal tempat tinggal setiap orang.
DASAR PEMIKIRAN
Kesadaran akan pentingnya Seni dan Budaya haruslah kita miliki sejak dini. Kota Bandung telah dicantumkan sebagai kota yang berbudaya. Dalam hal ini telah menjadi kewajiban pemerintah kota bandung untuk ikut menjaga dan melestarikan seni budaya tersebut. Tentunya dalam hal itu, pemerintah tidak akan mampu mewujudkannya tanpa adanya dukungan dari masyarakatnya khususnya generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa. Untuk itu kami selaku generasi muda yang berkibar di bawah Lembaga STSI  (Sekolah Tinggi Seni Indonesia) Bandung yang bergerak di bidang Karawitan , ingin
kop surat
mengajak masyarakat untuk bersama-sama melestarikan seni dan budaya melalui program tahunan dari HIMAKA (Himpunan Mahasiswa Karawitan) yaitu  kegiatan “Pasanggiri Degung”  dalam rangka ikut mensukseskan 7 agenda prioritas kota Bandung yang diantaranya seni dan Budaya.
Kegiatan untuk melestarikan budaya yang mencangkup bakat serta minat masyarakat dalam bidang kesenian, tidak hanya dapat dilakukan oleh kalangan berpendidikan saja, tetapi semua masyarakat dapat mengkreasikan dirinya sesuai dengan bakat yang mereka miliki. Kegiatan ini diharapkan merupakan salah satu ajang untuk mencari bakat dan potensi masyarakat khususnya untuk tingkat SMA sederajat yang mempunyai kepiawaian terhadap mengkreasikan dalam mempertahankan seni dan budaya. Selain itu diharapkan masyarakat dapat mengapresiasikan setiap bentuk kesenian baik tradisi sebagai bentuk pengenalan kembali sebuah kesenian dan kolaborasi sebagai bentuk inovasi (pembaharuan) untuk memperkaya kesenian tersebut serta bagi peserta bisa lebih antusias dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Semoga kegiatan ini memberikan kontribusi yang bermanfaat dalam perkembangan kesenian dan terjadinya akulturasi kebudayaan yang inovatif. Tentu saja dalam mewujudkannya agar sesuai dengan harapan, membutuhkan kesungguhan, keuletan, kebersamaan dan dorongan dari semua pihak. Oleh karena itu, besar harapan kami kepada seluruh lapisan masyarakat, institusi, lembaga pendidikan dan komunitas seni untuk dapat ikut serta membantu terlaksananya kegiatan tersebut dengan turut andil memberikan bantuan kepada kami baik moril maupun materil.
MASALAH
Setelah melakukan Observasi mengenai seni dan budaya pada setiap lembaga pendidikan tingkat SMA/SMK sederajat di kota Bandung, telah di temukan beberapa masalah yang harus segera diatasi, diantaranya :
Ø  Bantuan pemerintah
Dalam upaya melestarikan seni dan budaya, Pemerintah telah berupaya dengan memberikan bantuan berupa seperangkat Gamelan Degung pada beberapa SMA/SMK di kota bandung dan sekitarnya. Tetapi, dalam hal ini Gamelan tersebut kerap kali jarang di gunakan,  karena kurangnya pelatih yang berpotensi dalam memberi materi Degung, serta kurangnya ajang kreativitas permainan Degung melalui kegiatan-kegiatan rutin tahunan berupa
kop surat
perlombaan atau festival musik Degung guna memelihara serta membangkitkan kreativitas para siswa SMA/SMK khususnya di Bandung untuk menguasai dan mencintai kesenian Degung yang merupakan salah satu warisan budaya penting dari Jawa Barat.
Ø  Pengaruh budaya barat
Para Anak muda khususnya para SMA saat ini telah banyak terpengaruhi oleh budaya musik barat sehingga kurang memperhatikan budayanya sendiri. Hingga pada akhirnya mereka bosan dan kurang mengenal budayanya sendiri termasuk seni tradisi, yang dimana budaya tradisional yang kita miliki memiliki nilai-nilai seni budaya yang luhur serta anggun yang mempunyai makna sangat luas dan Universal dibandingkan dengan nilai-nilai budaya musik barat.
Ø  Inovasi
Kerap kali para pemuda bosan dengan seni tradisi di karenakan kurangnya wawasan dan pengetahuan tentang seni budaya tradisional dan tentunya hal ini akan menjadi hambatan dalam upaya melakukan inovasi-inovasi atau pembaharuan terhadap materi seni tradisi itu sendiri. Hal ini yang akan menjadi tugas pelaku seni untuk bisa membuat sebuah karya yang lebih di sukai masyarakat tanpa harus merubah total unsur tradisinya.
Ø  Tujuan berkesenian
Maksud dan tujuan utama untuk mempelajari kesenian budaya tradisional Degung tidak semata-mata hanya untuk menguasai atau memainkan alat musik tersebut secara baik, tetapi yang utama adalah membentuk pribadi para siswa SMA mempelajari nilai dan arti budaya itu sendiri yang merupakan nilai yang luhur dari para pendahulu dan juga membentuk akhlak dan kepribadian para siswa SMA saat ini untuk menjadi pribadi yang peduli, dan mengenal tata santun yang baik seperti yang dicontohkan dalam nilai-nilai luhur budaya tradisional yang lalu oleh para leluhur kita.
 Alasan para siswa bosan akan berlatih degung karena tidak adanya tujuan berkesenian. Maksudnya mereka latihan tanpa ada tujuan yang jelas. Misalnya, mereka tampil dalam acara kenaikan kelas saja. Oleh sebab itu, untuk membantu agar para siswa tidak bosan berlatih Degung, diharuskan adanya sebuah program dari lembaga tersebut untuk mengadakan acara rutin untuk menampilkan kesenian Degung dan aktifitas-aktifitas kesenian lainnya yang
kop surat
terkait untuk dapat membangkitkan motivasi para siswa SMA/SMK di dalam melestarikan seni budaya yang menjadi ciri khas dari suatu bangsa. Perlu diingat bahwa suatu bangsa yang besar tercermin dari seberapa tinggi nilai-nilai budaya yang dimilikinya.
TEMA KEGIATAN
Tema yang akan akmi angkat dalam kegiatan Pasanggiri Degung dan Apresiasi seni ini adalah “Teu poho ka tradisi, dirojong ku inovasi”
GAMBARAN UMUM KEGIATAN
Dalam kegiatan tersebut kami menyelenggarakan Kompetisi Gamelan Degung, dalam kompetisi ini ada dua hal yang menjadi bahan materi yang akan di tampilkan. Diantaranya :
·         Degung Klasik
Materi ini sebagai pembekalan untuk para siswa bisa mengetahui bentuk asli dari seni Degung itu sendiri.
  • Degung Kreasi
Setelah mereka mengetahui bentuk asli dari seni Degung itu, mereka dapat mengekspresikan kesenian tersebut dengan apa yang mereka inginkan. Misalnya berkolaborasi dengan alat musik lainnya termasuk musik Modern (Band).
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan kami selenggarakan selama 3 hari. Untuk pembagiannya sebagai berikut :
  • Pada hari pertama dan kedua disamping penyelenggaraan kesenian Degung antar SMA sekaligus babak penyisihan yang mengambil para peserta yang unggul.
  • Pada hari ketiga merupakan pengumuman kejuaraan dan pembagian hadiah. Selain dari acara tersebut, dalam sela-sela acara diisi oleh penampilan seni tradisi dan kreatifitas dari Mahasiswa STSI sendiri sebagai suatu wujud hiburan kepada semua peserta dan apresiator yang hadir .


kop surat
TUJUAN DAN SASARAN
a.      TUJUAN
Pasanggiri Degung dan Apresiasi seni ini bertujuan untuk :
    • Membantu, mendukung serta mensukseskan 7 program kota Bandung yang diantaranya adalah seni dan budaya.
    • Terciptanya generasi muda yang memiliki sikap mental dan budi pekerti  yang peka, kritis serta mampu berpikir kreatif, konstruktif-inovatif terhadap budaya bangsa, khususnya seni, dan permasalahannya sehingga diharapkan dengan adanya aktifitas seni budaya yang diadakan akan menghindarkan hal-hal negatif yang saat ini sering terjadi pada para siswa SMP dan SMA seperti tawuran dan kegiatan-kegiatan negatif lainnya termasuk narkoba yang menjadi musuh besar bangsa kita saat ini.
    • Terciptanya generasi muda yang peduli terhadap nilai-nilai luhur budaya Sunda.
    • Melestarikan Seni Tradisi Budaya Sunda
    • Menggali serta mendorong potensi budaya yang dimiliki para siswa melalui kreatifitas dan prestasi dengan mengikuti perlombaan kesenian Degung yang akan di selenggarakan secara tahunan
    • Mementaskan kesenian sebagai ajang kreativitas seni dan budaya serta menjadikannya sebagai pertunjukan yang dapat dinikmati oleh segenap masyarakat pada umumnya
    • Mencari penemuan bakat peserta yang mempunyai bakat yang istimewa dan mempunyai potensi untuk ditingkatkan ke tingkat yang lebih tinggi dalam kancah kegiatan budaya sunda untuk nasional maupun mancanegara.

b.      SASARAN PARA PESERTA AKTIFITAS
Sasaran apresiator pada kegiatan ini adalah para pelajar SMA/SMK sederajat dan mahasiswa yang berada di kota Bandung dan sekitarnya, pemerintah  serta masyarakat umum.


kop surat
TARGET
·         Berhasil dalam kegiatan program tahunan HIMAKA untuk kegiatan “Pasanggiri Degung” guna mendukung aktivitas pendidikan akademik mahasiswa STSI Bandung
·         Memasyarakatkan dan meningkatkan Seni Budaya Sunda sesuai dengan 7 program prioritas kota Bandung
·         Terwujudnya semangat untuk mempelajari dan mencintai Seni Budaya Sunda di masyarakat luas.
·         Ajang kompetisi Degung ini  diikuti oleh minimal 25 peserta sekolah SMA/SMK sederajat se-Bandung raya.

WAKTU DAN PELAKSANAAN

Kegiatan Pentas Seni dan Kreatifitas ini akan diselenggarakan pada :
Hari                 kamis-sabtu.
Tanggal           7-9 Maret 2013.
Tempat            Gedung Kesenian Sunan Ambu STSI Bandung.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar